Jumat, 18 Januari 2013


Aku ingin mengajakmu dalam perdebatan visi supaya kita menuju pada kekekalan sejarah dan tidak terjebak pada dogma dan buaian mimpi yg tak bertepi. Keluhuran Visi akan terlihat dengan kesungguhan Misi dalam menjalankan proses kehidupan.
Cinta adalah senjatah ampuh untuk meruntuhkan ego dan dogma, karena cinta bermuara pada kehidupan hakiki. Bukan mereka yang bercerita tentang janji tapi mereka yang bercerita tentang kisah.
Menjadi arif adalah hal yang paling indah untuk menjelajahi kehidupan yang penuh fatamorgana.
Bangun sejarahmu sendiri dengan karya dan kerja-kerja intelektual. Terbebas dari kungkungan pemikiran yang cenderung menggiring pada arah yang tak terjangkau akan realitas, karena kita akan menuju pada persamaan hakiki. Bebas dari dominasi eksisistensi, bebas dari sekte kelompok, bebas dari paksaan kehendak, bebas dari dominsasi strutural dan bebas menentukan pilihan hidup.
Aku mengajakmu untuk masuk pada ide yang sama supaya kita menajdi satu, bagian dari sejarah.  Aku mengajakmu menerawang menjadi corong kehidupan, menjelajah dalam buaian samudra tanpa tepi, menjangkau kearifan dan cinta Sang pemilik keabadian.
Aku ingin kita berbaur dalam rasa bukan dalam bentuk, berbaur dalam cita bukan dalam angan karena kita akan menyatu dengan keabadian.
Sang pemilik keabadian adalah tujuan terindah untuk memabawa cinta hakiki secara totalitas hingga kita lupa akan diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar